Bandung, 6 Mei 2025 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi pengelola koperasi di Jawa Barat, UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha (P3W) Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Pelatihan Blended Learning – Laporan Keuangan Koperasi Sesuai SAK-EP Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola koperasi agar lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar akuntansi keuangan terbaru.
Pembukaan pelatihan yang digelar secara daring pada Jumat, 3 Mei 2025 melalui Zoom Meeting, dibuka langsung oleh Kepala UPTD P3W Jabar, Ravi Wishesa, S.IP., M.AP., mewakili Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pelatihan ini penting karena mulai 2025, koperasi wajib menyusun laporan keuangan menggunakan standar SAK-EP, sesuai Permenkop No. 2 Tahun 2024.
“Kami ingin memastikan koperasi di Jawa Barat memiliki SDM yang siap dan kompeten dalam menyusun laporan keuangan berbasis SAK-EP. Pelatihan ini menjadi momentum awal yang sangat penting,” ujar Ravi.
Format Pelatihan Blended Learning
Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode blended learning yang menggabungkan:
- Sesi sinkronus melalui Zoom,
- Sesi asinkronus melalui platform Learning Management System (LMS) MyTalenta Jabar.
Materi pelatihan terdiri dari 32 jam pelajaran yang mencakup topik-topik krusial seperti:
- Overview SAK-EP dan perbedaan dengan SAK-ETAP
- Pengakuan pendapatan dan cadangan kerugian
- Penurunan nilai
- Aspek pelaporan kontrak
Peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan perwakilan dari koperasi tingkat provinsi yang telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada 2023. Sebanyak dua kelas dibuka, masing-masing dengan fasilitator yang mendampingi proses belajar, yaitu Ibu Yuke untuk Kelas A dan Bapak Ate Suparyan untuk Kelas B.
Dukungan dari Mitra Akademik
Sebagai bentuk sinergi lintas lembaga, pelatihan ini menggandeng para pengajar dari Universitas Padjadjaran dan Universitas Muhammadiyah Bandung. Hal ini memastikan bahwa materi yang disampaikan tidak hanya relevan secara teori tetapi juga aplikatif sesuai kebutuhan koperasi.
Komitmen Layanan Berkelanjutan
Sebagai penutup pembukaan, panitia menyampaikan bahwa proses verifikasi akun dan kelas akan dilakukan secara berkala setiap satu jam untuk memastikan akses peserta ke LMS. Selain itu, peserta juga diarahkan untuk aktif mengisi tugas dan mengikuti evaluasi untuk memperoleh sertifikat resmi.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi koperasi-koperasi di Jawa Barat dalam menyongsong era pelaporan keuangan berbasis standar yang lebih kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
*)ASH

