Sukabumi, 8 September 2025 – Upaya pemberdayaan usaha kecil di Jawa Barat kembali digencarkan melalui pelaksanaan pelatihan bagi koperasi dan pelaku UMKM. Kegiatan ini berlangsung pada 2–4 September 2025 di Kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Sukabumi.
Kegiatan yang didasari pada Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2024 tentang APBD Tahun Anggaran 2025 tersebut mencakup dua agenda utama, yakni Pelatihan Perkoperasian Berbasis Kompetensi bagi Pengurus Koperasi serta Pelatihan Literasi dan Digitalisasi Keuangan bagi UMKM.
Pelatihan Perkoperasian
Pelatihan perkoperasian diikuti oleh 15 pengurus koperasi dari wilayah Kota Sukabumi. Selama tiga hari, peserta mendapat materi seputar tata kelola koperasi, penyusunan rencana strategis, rapat anggota tahunan, pemeriksaan kesehatan koperasi, hingga pengembangan aset dan infrastruktur.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Sukabumi, Olga Pragosta, SH, didampingi staf serta narasumber dari Lapenkop Nasional dan ABDSI Jawa Barat. Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias, mengingat pelatihan perkoperasian semacam ini sudah jarang dilaksanakan di Sukabumi.
Pelatihan Literasi dan Digitalisasi Keuangan
Selain itu, pelaku UMKM juga mendapatkan pembekalan mengenai literasi dan digitalisasi keuangan. Pelatihan yang difasilitasi oleh ABDSI Jawa Barat ini menghadirkan metode pembelajaran aktif, seperti diskusi, studi kasus, dan simulasi, agar peserta lebih mudah memahami materi.
Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama hingga penutupan, mengingat isu literasi dan digitalisasi keuangan sangat penting namun masih jarang tersentuh di tingkat UMKM.
Tindak Lanjut
Dari kegiatan ini, dirumuskan beberapa tindak lanjut, di antaranya:
• Pembentukan grup WhatsApp untuk pendampingan dan konsultasi pascapelatihan.
• Pembentukan kelompok belajar guna memperkuat jejaring dan berbagi pengalaman.
• Pemantauan kemajuan peserta secara berkala, baik offline maupun online.
• Pengembangan materi lanjutan dalam bentuk workshop dan seminar.
• Kolaborasi dengan lembaga keuangan untuk memperluas akses layanan keuangan.
• Pembentukan komunitas, baik online maupun offline, untuk memperkuat sinergi antar pelaku usaha.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas pengurus koperasi dan pelaku UMKM di Kota Sukabumi, sekaligus memperkuat ekosistem usaha kecil di Jawa Barat.

