Pangandaran, 11 September 2025 – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui UPTD P3W bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangandaran menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Literasi dan Digitalisasi Keuangan bagi UMKM serta Pelatihan Perkoperasian Berbasis Kompetensi pada 8–11 September 2025.
Acara pembukaan yang digelar di Aula Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangandaran dihadiri oleh Sekretaris Dinas, Drs. H. Arip Ashari, M.Pd, mewakili Kepala Dinas, serta Kepala Bidang Koperasi, Yani Maryana, Sp.P.M.P, bersama jajaran staf.
Fokus Pelatihan
Kegiatan ini menghadirkan pengajar dari ABDSI Jawa Barat dan Lapenkopnas, dengan total pembelajaran sebanyak 24 JPL selama tiga hari. Materi yang diberikan mencakup:
• literasi dan digitalisasi keuangan untuk pelaku UMKM,
• prinsip tata kelola koperasi,
• strategi pengembangan koperasi,
• penyusunan rencana kerja dan rapat anggota tahunan,
• hingga simulasi praktik pengelolaan koperasi.
Metode pembelajaran aktif diterapkan melalui diskusi, studi kasus, dan simulasi. Peserta didorong untuk aktif berbagi pengalaman serta mengasah keterampilan praktis dalam mengelola usaha dan koperasi.
Antusiasme Peserta
Peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Pangandaran mengikuti pelatihan dengan antusias. Menurut panitia, kegiatan seperti ini sangat jarang dilakukan sehingga kesempatan belajar bersama pengajar berpengalaman menjadi hal yang berharga bagi para pengurus koperasi maupun pelaku UMKM.
Selain materi inti, peserta juga mendapatkan fasilitas konsumsi penuh selama pelatihan.
Rencana Tindak Lanjut
Dari hasil kegiatan, dirumuskan beberapa langkah lanjutan, di antaranya:
• pendampingan peserta melalui pertemuan berkala maupun konsultasi online,
• pembentukan kelompok belajar dan komunitas berbagi pengalaman,
• pengembangan pelatihan lanjutan berupa workshop atau seminar,
• kolaborasi dengan lembaga keuangan untuk memperluas akses layanan,
• pembentukan jaringan antar koperasi dan lembaga terkait,
• serta pengakuan kompetensi bagi pengurus koperasi yang lulus pelatihan.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan koperasi dan UMKM di Kabupaten Pangandaran dapat semakin berkembang, profesional, dan mampu beradaptasi dengan era digital.

