Bandung, 17–20 Agustus 2025. Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat mengikuti Pelatihan Manajerial Berjenjang yang digelar oleh UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha (P3W) Jawa Barat, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat.
Fokus pelatihan kali ini adalah Marketing, Branding, dan Selling, tiga kunci penting agar UMKM bisa lebih percaya diri menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat.
Selama empat hari pelatihan di Bandung, peserta diajak untuk memahami bagaimana membangun citra usaha (branding), meningkatkan strategi pemasaran, hingga cara menjual produk secara efektif di era digital.
Materi yang diberikan meliputi:
• Teknik pemasaran konvensional dan digital,
• Strategi branding agar produk lebih dikenal,
• Selling skill untuk meningkatkan penjualan,
• Tips memperluas jaringan pasar,
• Cara membaca tren konsumen dan peluang usaha.
Para narasumber berasal dari kalangan akademisi, praktisi, hingga pelaku bisnis yang sudah berpengalaman langsung di lapangan.
Antusiasme peserta terlihat tinggi di setiap sesi. Mereka tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung seperti membuat strategi branding sederhana, simulasi penjualan, hingga belajar memanfaatkan media sosial sebagai etalase usaha.
“Pelatihan ini membuka wawasan baru. Saya jadi tahu bagaimana mengemas produk supaya lebih menarik dan cara menjual yang lebih efektif,” ungkap salah satu peserta dengan semangat.
Dengan adanya pelatihan manajerial ini, diharapkan UMKM di Jawa Barat bisa lebih siap bersaing, baik di pasar lokal maupun nasional. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil berkomitmen untuk terus mendorong UMKM agar naik kelas dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
*/ASH

