Kuningan, 17–19 Juni 2025 — UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha (P3W) Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat menggelar Pelatihan Literasi dan Digitalisasi Keuangan bagi UMKM Regenerasi Petani.
Bertempat di Gedung PLUT Kabupaten Kuningan, pelatihan ini menyasar para peserta petani muda yang ingin meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha pertanian berbasis kewirausahaan dan teknologi digital.
🎯 Tujuan Pelatihan
Pelatihan ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan literasi keuangan pribadi dan usaha di kalangan petani muda
- Memperkenalkan sistem pencatatan keuangan berbasis aplikasi digital
- Mendorong petani untuk mengakses pasar dan pendanaan melalui strategi pemasaran digital
- Membentuk pelaku usaha pertanian modern yang profesional dan berdaya saing
📘 Materi yang Diajarkan
Selama 3 hari, peserta dibimbing langsung oleh pengajar dari ABDSI Jawa Barat dengan total 24 Jam Pelajaran (JPL) yang mencakup:
- Pengelolaan keuangan pribadi dan usaha
- Proyeksi pendapatan dan penyusunan anggaran
- Pengenalan dan praktik pencatatan digital via aplikasi SIAPIK
- Perencanaan keuangan jangka panjang
- Simulasi pengambilan keputusan keuangan usaha
- Strategi pemasaran dan pemanfaatan media sosial
Metode pelatihan terdiri dari ceramah, diskusi, dan praktik langsung, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam usaha masing-masing.
👏 Dukungan Penuh dari Pemerintah
Kegiatan dibuka secara resmi oleh perwakilan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, serta didukung oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutannya, para pejabat menyampaikan harapan agar pelatihan ini dapat menjadi awal perubahan pola pikir petani muda, dari sekadar produksi ke arah pengelolaan usaha pertanian berbasis data dan strategi.
🌱 Petani Muda Siap Naik Kelas
Pelatihan ini membuktikan bahwa petani muda bukan hanya pewaris lahan, tapi juga penggerak ekonomi desa masa depan. Dengan literasi digital dan keuangan yang baik, mereka diharapkan mampu mengelola usaha lebih efektif, mengakses pendanaan, serta memasarkan hasil tani ke pasar yang lebih luas.
Melalui pelatihan ini, UPTD P3W menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pertanian menjadi sektor wirausaha modern. Harapannya, pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai daerah lainnya sebagai upaya regenerasi petani yang adaptif dan berdaya saing.

