Bandung, 3 Maret 2025 – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) resmi membuka Pelatihan Mandiri Online bagi UMKM se-Jawa Barat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha (P3W) dan diakses melalui platform Learning Management System (LMS) Jabar Corpu Talent.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil, Drs. Tatang Suryana, yang mewakili Plt. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat. Selain itu, Kepala UPTD P3W Jabar, Ravi Wishesa, S.IP, MAP, dan Kepala BPSDM Jawa Barat turut memberikan sambutan dalam acara pembukaan ini.
Peserta dan Tujuan Pelatihan Pelatihan ini diikuti oleh 946 peserta yang tergabung dalam grup WhatsApp, dengan 690 peserta telah terdaftar di LMS. Program ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran mandiri kepada para pelaku UMKM agar dapat meningkatkan keterampilan bisnis mereka secara fleksibel dan efisien.
Sesi Tanya Jawab Dalam sesi diskusi, beberapa peserta menyampaikan pertanyaan terkait teknis penggunaan LMS dan ketersediaan modul pelatihan:
- Amelia Nels (Bogor) bertanya tentang kendala teknis dalam pengisian aplikasi online. Panitia menjelaskan bahwa peserta dapat menghubungi admin dari tim diklat UPTD P3W melalui grup WhatsApp untuk mendapatkan bantuan.
- Ibu Keti (Bogor) bertanya apakah peserta dapat mengajukan pertanyaan terkait materi di LMS. Panitia menjelaskan bahwa tahap pertama LMS ini bersifat self-learning atau pembelajaran mandiri. Materi yang disediakan adalah materi dasar untuk UMKM pemula.
- Muhammad Akmal Azhar menanyakan lokasi modul pelatihan. Panitia menjelaskan bahwa modul dapat diakses melalui LMS setelah peserta menyelesaikan beberapa tahapan, termasuk pengisian tata tertib, biodata, pre-test, dan materi utama. Modul dapat diunduh dalam bentuk dokumen PDF, PPT, serta video pembelajaran.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM di Jawa Barat dapat memperoleh wawasan dan keterampilan baru dalam mengelola usaha mereka, sehingga mampu meningkatkan daya saing bisnis di era digital. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata Pemprov Jawa Barat dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui pemanfaatan teknologi pendidikan.

