Majalengka (31/7/2025) – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia pelaku ekonomi kerakyatan, Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Kabupaten Majalengka bekerja sama dengan UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha (P3W) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Pelatihan Perkoperasian Berbasis Kompetensi serta Literasi dan Digitalisasi Keuangan bagi UMKM, selama tiga hari mulai 29 hingga 31 Juli 2025.
Kegiatan pelatihan ini mencakup dua fokus utama, yakni pelatihan perkoperasian yang bertujuan meningkatkan pemahaman manajerial dan kelembagaan koperasi, serta pelatihan literasi dan digitalisasi keuangan bagi UMKM yang membekali peserta dengan keterampilan pencatatan keuangan, perencanaan usaha, dan pemanfaatan teknologi digital.
Sebanyak 15 peserta dari koperasi dan 25 pelaku UMKM turut serta dalam kegiatan ini. Para pengajar berasal dari Lapenkop Nasional dan Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) Jawa Barat. Hadir dalam pembukaan kegiatan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Kabupaten Majalengka H. Arif Daryana, S.P., M.Si, Kepala Bidang Koperasi dan UMKM beserta jajaran, serta tim dari UPTD P3W Jawa Barat.
Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 29–31 Juli 2025, bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Jalan Lingkar Utara, Cikasarung, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka.
Menurut penyelenggara, pelatihan ini menjadi sangat relevan karena masih minimnya kegiatan peningkatan kapasitas koperasi dan UMKM di daerah. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan kebutuhan terhadap pelatihan semacam ini masih sangat besar, terlebih dalam konteks adaptasi digital dan pengelolaan usaha yang lebih profesional.
Pelatihan berlangsung selama 24 Jam Pelajaran (JPL) dengan metode pembelajaran aktif seperti ceramah, diskusi, studi kasus, dan simulasi. Peserta juga mendapatkan fasilitas konsumsi lengkap (3 kali makan dan 2 kali snack per hari). Materi yang diberikan mencakup prinsip tata kelola koperasi, perencanaan anggaran koperasi, RAT, hingga literasi digital keuangan seperti penggunaan aplikasi pencatatan keuangan usaha.
Penutupan kegiatan dilakukan oleh Kepala UPTD P3W Jawa Barat, dengan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Kabupaten Majalengka, serta para pengajar.
- Pembentukan grup komunikasi melalui WhatsApp antara peserta dan pengajar
- Pembentukan kelompok belajar
- Pemantauan kemajuan peserta
- Pengembangan pelatihan lanjutan
- Kolaborasi dengan lembaga keuangan
- Pembentukan komunitas UMKM/Koperasi untuk memperkuat jejaring dan berbagi praktik baik
Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan koperasi dan UMKM di Kabupaten Majalengka mampu berkembang lebih mandiri, profesional, dan adaptif terhadap tantangan digitalisasi usaha.
*) ASH

