Garut kembali jadi pusat kegiatan penting untuk pemberdayaan koperasi dan UMKM. Selama tiga hari penuh, Selasa-Kamis, 22-24 Juli 2025, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Garut bekerja sama dengan UPTD P3W Jabar sukses menggelar Pelatihan Perkoperasian Berbasis Kompetensi dan Pelatihan Literasi dan Digitalisasi Keuangan bagi UMKM. Dua kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kapasitas pengurus koperasi dan pelaku UMKM di Garut agar bisa lebih mandiri dan berdaya saing.
- Pelatihan Perkoperasian Berbasis Kompetensi
Pelatihan ini diadakan di Aula Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut (Jl. Pahlawan No.49, Sukagalih, Tarogong Kidul) dan diikuti oleh 15 pengurus koperasi dari berbagai wilayah di Garut.
Acara dibuka oleh Bapak Asep Mulyana, S.IP., M.Si, selaku Kabid Pemberdayaan Koperasi, dan didampingi para pengajar dari Lapenkop Nasional:
• Ibu Enung Nugrahati
• Ibu Yuli Mariani
• Ibu Ani Dwi Astuti
Selama 24 JPL atau 3 hari, peserta diajak memperdalam berbagai materi penting, seperti:
• Prinsip-prinsip pengelolaan organisasi dan manajemen koperasi
• Penyusunan renstra, RK, dan RAPBK
• Pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT)
• Pemeriksaan kesehatan koperasi
• Pengelolaan aset dan infrastruktur
• Tata kelola koperasi yang baik
Antusiasme peserta luar biasa! Mereka hadir lengkap dari awal hingga akhir pelatihan. Banyak yang merasa kegiatan seperti ini sudah jarang dilakukan, sehingga kesempatan ini benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin.
- Pelatihan Literasi dan Digitalisasi Keuangan UMKM
Sementara itu, pelatihan literasi keuangan UMKM dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Sukawening (Jl. Sudalarang, Pasir Jengkol, Sukawening, Garut). Pembukaan dihadiri oleh Bapak Yadi Arriyadi, S.Pd., M.Si, Kabid Pengembangan Usaha Koperasi dan Usaha Mikro.
Dengan bimbingan pengajar dari ABDSI Jawa Barat, peserta mendapatkan pembelajaran aktif selama 24 JPL yang dikemas dalam diskusi, studi kasus, dan simulasi. Materi yang dibahas antara lain:
• Pemisahan keuangan usaha dan pribadi
• Penyusunan anggaran dan perencanaan arus kas
• Pemanfaatan aplikasi digital untuk pencatatan keuangan
• Strategi pemasaran dan layanan keuangan digital
Pelatihan ini mendapat respon positif. Banyak pelaku UMKM yang merasa pelatihan literasi keuangan seperti ini masih jarang diadakan, padahal ilmunya sangat dibutuhkan.
- Langkah Lanjutan untuk Keberlanjutan Program
Agar manfaat pelatihan terus berlanjut, beberapa langkah tindak lanjut pun disiapkan:
• Pendampingan dan konsultasi melalui grup WhatsApp setelah pelatihan selesai
• Pembentukan kelompok belajar yang akan rutin bertemu membahas topik keuangan digital
• Pemantauan kemajuan peserta melalui pertemuan atau evaluasi online
• Pengembangan materi lanjutan berupa pelatihan, workshop, dan seminar
• Kolaborasi dengan lembaga keuangan untuk akses layanan yang lebih luas
• Pembentukan komunitas (online/offline) untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pengurus koperasi dan pelaku UMKM Garut bisa semakin percaya diri dalam mengelola usaha, lebih siap memanfaatkan teknologi digital, serta mampu meningkatkan daya saing. Semua ini sejalan dengan misi Jawa Barat untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mencetak pelaku usaha kecil yang tangguh dan berkelanjutan.
Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi dan mendukung acara ini! Mari bersama dorong koperasi dan UMKM Garut agar semakin maju dan siap bersaing.
*) ASH

