Bandung, 28 Mei 2025 – UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha (P3W) Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat kembali menyelenggarakan Pelatihan Laporan Keuangan Koperasi Sesuai SAK-EP (Blended Learning) Batch 3. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pelatihan akuntansi koperasi yang diinisiasi untuk memperkuat kapasitas pengelolaan keuangan koperasi secara transparan dan akuntabel.
Dasar dan Tujuan Pelatihan
Pelatihan ini dilaksanakan mengacu pada berbagai regulasi nasional dan daerah, termasuk UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Gubernur Jawa Barat No. 30 Tahun 2024.
Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah:
- Meningkatkan pemahaman tentang Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK-EP) yang berlaku untuk koperasi.
- Mendorong penerapan akuntansi yang transparan dan akuntabel.
- Mengembangkan kemampuan analisis laporan keuangan koperasi untuk pengambilan keputusan.
- Meningkatkan literasi keuangan koperasi melalui pendekatan pembelajaran blended learning (gabungan daring dan tatap muka).
Pelaksanaan dan Materi Pelatihan
Pelatihan dilaksanakan selama 4 hari efektif (19–22 Mei 2025) dan diikuti oleh 30 peserta hasil kurasi UPTD P3W. Pembelajaran dilakukan melalui platform LMS MyTalenta Jabar dan aplikasi Zoom Meeting.
Peserta mendapatkan 20 jam pelajaran (JPL) dengan materi utama:
- Overview SAK-EP dan perbedaan dengan SAK-ETAP
- Transisi penerapan standar
- Pengakuan pendapatan dan cadangan kerugian
- Aspek perpajakan koperasi
Para pengajar berasal dari PKM Institute dan Universitas Muhammadiyah Bandung, di antaranya:
- Muhamad Andri Pramanda Arief, S.Ak., M.Ak.
- Dr. Evita Puspitasari, SE., M.Si., Ak., CA., CRP., CWM., CGAA.
- Faoziah Ulfah Fatmawati, SE., M.Si.
- Rosyani Muthya, M.Ak.
Arahan dan Harapan dari Dinas Koperasi Jabar
Dalam sambutannya, Ibu Shinta Citra Lestari, S.Si., M.E., Fungsional Pengembang Kewirausahaan UPTD P3W menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah untuk mempersiapkan SDM koperasi yang produktif, kreatif, dan inovatif di era digital.
“Kami mendorong para peserta memanfaatkan LMS sebagai bentuk transformasi digital dalam pembelajaran. Dengan metode blended learning, pelatihan ini dapat diakses dengan lebih fleksibel, baik dari daerah terpencil maupun perkotaan,” ungkapnya.
Panduan Teknis Pemanfaatan LMS MyTalenta Jabar
Kang Rizky dari tim pelaksana turut memberikan pembekalan teknis mengenai penggunaan platform JabarCorpuTalent.jabarprov.go.id, mulai dari proses login, pendaftaran akun, pengisian data, hingga mengakses pelatihan dan materi pembelajaran.
Komitmen Berkelanjutan untuk Koperasi Berkualitas
Dengan berjalannya Batch 3 ini, UPTD P3W menunjukkan konsistensinya dalam mengembangkan koperasi yang sehat secara kelembagaan dan keuangan. Pelatihan ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan teknis peserta, tetapi juga mampu mendorong praktik pencatatan keuangan koperasi yang sesuai standar dan mendukung daya saing koperasi di Jawa Barat.
*)Ajeng/ASH

