Bandung, 20 Mei 2025 – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha (UPTD P3W) kembali menggelar Pelatihan Perkoperasian Berbasis Kompetensi Bagi Pengurus Koperasi Tingkat Provinsi untuk Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas tata kelola koperasi secara profesional, transparan, dan berintegritas.
Fokus pada Tata Kelola dan Profesionalisme Koperasi
Pelatihan ini dibuka secara resmi pada Selasa, 20 Mei 2025 di Aula UPTD P3W Jabar, Jalan Soekarno-Hatta No. 708, Cinambo, Kota Bandung. Hadir dalam pembukaan antara lain perwakilan dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Lembaga Pendidikan Koperasi (LAPENKOP) Jawa Barat, widyaiswara, pejabat fungsional, serta seluruh peserta pelatihan.
Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, serta Peraturan Gubernur Jawa Barat No. 30 Tahun 2024 tentang Penjabaran APBD 2025. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali pengurus koperasi dengan keterampilan teknis dan manajerial, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan berbasis tata kelola koperasi yang baik (Good Cooperative Governance).
100 Peserta dari Angkatan 5 hingga 8
Sebanyak 100 peserta dari berbagai koperasi di Jawa Barat mengikuti pelatihan ini, terbagi ke dalam Angkatan 5 hingga Angkatan 8. Peserta merupakan hasil kurasi berdasarkan laporan pelaksanaan RAT tahun buku 2023, koperasi yang berbadan hukum di tahun 2024, serta koperasi yang secara aktif mengajukan permohonan fasilitasi pelatihan kepada UPTD P3W Jabar.
Pelatihan berlangsung selama 3 hari efektif, dari tanggal 20 hingga 22 Mei 2025.
Materi Aplikatif dan Relevan untuk Kebutuhan Koperasi
Materi pelatihan yang disampaikan mencakup total 24 Jam Pelajaran (JPL), di antaranya:
- Prinsip-prinsip pengelolaan koperasi (RAT, SHU, permodalan, dll.)
- Penyusunan Rencana Strategis (Renstra)
- Penyusunan Rencana Kerja dan RAPBK
- Tata cara pelaksanaan RAT
- Pemeriksaan kesehatan koperasi
- Pengelolaan aset dan infrastruktur
- Orientasi perkoperasian
- Tata kelola koperasi yang baik
Materi disampaikan oleh para pengajar dari LAPENKOP Jawa Barat melalui metode ceramah, praktik, diskusi, dan tanya jawab, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga terampil dalam praktik lapangan.
Harapan untuk Koperasi yang Maju dan Sehat
Kepala UPTD P3W Jabar, Ravi Wishesa, S.IP., M.AP., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu mencetak pengurus koperasi yang kompeten dan berjiwa wirausaha. Dengan SDM koperasi yang mumpuni, diharapkan koperasi di Jawa Barat mampu tumbuh menjadi entitas ekonomi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
Acara ditutup dengan semangat kolaborasi dan optimisme, serta pantun inspiratif:
“Pagi-pagi menanam pepaya, Disiram air dari sumur tua.
Koperasi sehat, tak hanya kaya, Tapi juga adil dan saling percaya.”
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Dengan SDM koperasi yang andal, masa depan ekonomi Jawa Barat akan lebih inklusif, berdaya, dan mandiri.
*)Yuke/ASH

