Bandung Barat, 3–5 Juni 2025 – Dalam upaya mendorong penguatan ekonomi lokal dan memperkuat kemampuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha (P3W) menyelenggarakan Pelatihan Literasi dan Digitalisasi Keuangan bagi UMKM selama tiga hari di Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan usaha kecil yang dilaksanakan melalui pendataan, kemitraan, kemudahan perizinan, penguatan kelembagaan, dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Pelatihan Berbasis Kebutuhan Nyata
Bertempat di Aula Masjid Assidiq, Kompleks Pemkab Bandung Barat, pelatihan ini diikuti oleh pelaku UMKM dari berbagai wilayah sekitar Ngamprah. Kegiatan dibuka oleh Bapak Ujang Herman, S.E., M.M., selaku Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung Barat, didampingi oleh jajaran staf dan pegawai di lingkungannya.
Selama 24 jam pelajaran (JPL) yang dibagi dalam tiga hari, peserta mendapatkan pembekalan dari tim pengajar ABDSI Jawa Barat, dengan fokus pada dua aspek penting: literasi keuangan dasar dan penerapan digitalisasi keuangan dalam operasional UMKM. Materi disampaikan secara aplikatif untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi pelaku usaha kecil, mulai dari pencatatan keuangan, pengelolaan kas, hingga pemanfaatan platform digital untuk pembayaran dan transaksi usaha.
Antusiasme Peserta Tinggi
Pelatihan ini disambut baik oleh para peserta. Banyak dari mereka menyatakan bahwa ini adalah pertama kalinya mereka mengikuti pelatihan formal terkait literasi dan digitalisasi keuangan. Dengan pendekatan yang praktis dan interaktif, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mempraktikkan penggunaan aplikasi keuangan yang relevan bagi usaha mereka.
Tindak Lanjut: Komunitas dan Kolaborasi
Sebagai langkah lanjutan dari pelatihan, dilakukan beberapa inisiatif strategis:
- Pendampingan Berkelanjutan: Melalui pertemuan berkala dan konsultasi online bersama pengajar.
- Pembentukan Kelompok Belajar: Untuk berbagi pengalaman antar pelaku UMKM dan memperkuat jejaring kolaboratif.
- Evaluasi dan Pemantauan Kemajuan: Untuk memastikan implementasi hasil pelatihan dalam aktivitas usaha masing-masing peserta.
- Pengembangan Materi Tambahan: Dalam bentuk workshop lanjutan dan pelatihan tematik.
- Kemitraan dengan Lembaga Keuangan: Guna mempermudah akses pembiayaan dan layanan keuangan formal.
- Pembentukan Komunitas UMKM Online: Sebagai sarana pertukaran informasi, diskusi, dan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelaku UMKM, sekaligus menjawab tantangan digitalisasi yang kini menjadi bagian penting dari ekosistem usaha.
Melalui pelatihan seperti ini, diharapkan UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang secara berkelanjutan di era ekonomi digital.
*)ASH

