Nganjang Ka Warga #6: Dinas Koperasi Jabar Hadirkan Layanan Langsung di Sumberjaya, Majalengka
Majalengka, 21 Mei 2025 – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung koperasi dan pelaku UMKM terus diwujudkan melalui kegiatan pelayanan langsung ke masyarakat, salah satunya melalui program “Nganjang Ka Warga”. Kali ini, kegiatan berlangsung di Lapangan Bola Desa Panjalin, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, pada Rabu, 21 Mei 2025, pukul 08.00 – 15.00 WIB.
Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat turut hadir memberikan berbagai layanan informasi dan pendampingan secara langsung kepada warga sekitar.
Layanan yang Diberikan
Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan akses langsung terhadap berbagai bentuk layanan, di antaranya:
- Konsultasi Koperasi – Informasi program Koperasi Merah Putih – Pendampingan penyusunan Anggaran Rumah Tangga (ART) – Metode perhitungan Sisa Hasil Usaha (SHU)
- Konsultasi UMKM – Pendampingan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah – Aspek pembiayaan, pemasaran, dan manajerial usaha
- Konsultasi Legalitas UMKM – Bantuan informasi dan proses legalisasi usaha: NIB, Sertifikasi Halal, HAKI, dan lainnya – Penerbitan Surat Keterangan UMKM untuk keperluan pendaftaran HAKI
- Layanan Learning Management System (LMS) – Pengenalan platform pembelajaran online JabarCorpuTalent – Pembuatan akun LMS dan pelatihan pemanfaatan fitur-fitur pelatihan daring
Capaian Kegiatan
Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang penerima layanan yang secara langsung berkonsultasi dan berinteraksi dengan tim teknis dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil. Tim layanan terdiri dari:
- 2 orang tenaga teknis bidang koperasi
- 5 orang konsultan UMKM
- 5 orang pendamping aktivasi LMS
Mendekatkan Pelayanan, Menguatkan Usaha Rakyat
Kegiatan “Nganjang Ka Warga” menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam mendorong kemajuan koperasi dan UMKM di daerah. Tidak hanya memberikan solusi atas kendala yang dihadapi pelaku usaha, tetapi juga membuka akses terhadap pembelajaran daring berbasis digital yang kini menjadi kebutuhan penting dalam pengembangan kapasitas usaha.
Dengan pendekatan langsung ke lapangan, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat berharap dapat terus memperluas jangkauan layanan hingga ke pelosok desa dan membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk tumbuh bersama dalam ekosistem ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.
*)Reva/ASH

