2 Mei 2025 – Kuningan, Jawa Barat
Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Abdi Nagri Nganjang Ka Warga #4, yang diselenggarakan di Lapangan Pandapa Paramarta, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 2 Mei 2025 ini merupakan bagian dari program layanan publik terpadu Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tujuannya adalah memberikan akses langsung dan kemudahan layanan dari berbagai perangkat daerah kepada warga di daerah. Dalam kesempatan ini, Diskuk Jabar mengirimkan sembilan orang perwakilan dari berbagai bidang untuk memberikan layanan konsultatif di stand khusus.
Beberapa layanan unggulan yang diberikan oleh Diskuk Jabar antara lain:
- Konsultasi Koperasi: untuk warga yang ingin mendirikan, mengaktifkan kembali, atau memperbaiki pengelolaan koperasi di wilayahnya.
- Konsultasi UMKM: meliputi strategi usaha, pembiayaan, pengelolaan, hingga pengembangan produk.
- Konsultasi Legalitas Usaha UMKM: pendampingan perizinan seperti NIB, sertifikasi halal, hingga pendaftaran merek dagang (HAKI).
- Informasi Pelatihan Online Mandiri: pengenalan dan aktivasi pelatihan berbasis Learning Management System (LMS) bagi koperasi dan pelaku UMKM.
Selama kegiatan berlangsung, sebanyak 27 warga menerima layanan secara langsung. Rinciannya mencakup 5 orang layanan koperasi, 8 orang layanan pendampingan usaha UMKM, 6 orang layanan pelatihan online mandiri, dan 8 orang layanan penerbitan surat keterangan UMKM. Beberapa peserta bahkan langsung dibantu proses perizinannya, termasuk pendaftaran NIB melalui sistem OSS.
Partisipasi Diskuk Jabar dalam Abdi Nagri Nganjang Ka Warga #4 merupakan wujud nyata dari upaya pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, mendorong koperasi dan pelaku UMKM untuk naik kelas, serta memperkuat legalitas dan daya saing usaha warga. Program ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat di daerah dengan keterbatasan akses digital maupun administratif, sehingga semakin banyak warga Jawa Barat yang bisa merasakan manfaat layanan publik yang berkualitas dan inklusif.
*)ASH

