Ngamprah, 23 April 2025 – Dalam semangat mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi kembali menggelar kegiatan “Abdi Nagri Nganjang ka Warga #3”, sebuah program pelayanan publik tematik yang langsung menyapa warga di berbagai wilayah Jawa Barat.
Kali ini, kegiatan diselenggarakan di Lapangan Kapota Yudha, Kelurahan Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Layanan yang dihadirkan mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan, pendidikan, kependudukan, hingga pemberdayaan usaha dan hiburan masyarakat.
Diskuk Jabar Bawa Layanan UMKM & Koperasi Langsung ke Warga
Dalam perhelatan kali ini, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat (Diskuk Jabar) turut membuka layanan langsung di tengah masyarakat. Stand Diskuk Jabar dikunjungi langsung oleh Ibu Syahnaz Shadiqah, istri Bupati Kabupaten Bandung Barat, yang didampingi oleh Bapak Tatang Suryana, Sekretaris Dinas KUK Prov. Jabar.
Keduanya meninjau langsung proses pelayanan yang diberikan dan menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga serta kontribusi nyata Diskuk Jabar dalam mendampingi pelaku UMKM dan koperasi di daerah.
Layanan yang Diberikan Diskuk Jabar
Berikut adalah layanan yang tersedia di stand Diskuk Jabar selama kegiatan berlangsung:
- Konsultasi Koperasi Bagi warga yang ingin mendirikan, mengaktifkan kembali, atau memperbaiki sistem pengelolaan koperasi di wilayahnya.
- Konsultasi UMKM Meliputi pembiayaan usaha, strategi pemasaran, pengelolaan manajemen usaha, hingga inovasi produk dan layanan.
- Konsultasi Legalitas Usaha UMKM Edukasi dan pendampingan terkait perizinan seperti NIB (Nomor Induk Berusaha), sertifikasi halal, hingga pendaftaran merek dagang (HAKI).
- Informasi Pelatihan Online Mandiri Pengunjung juga mendapatkan pengenalan dan informasi pendaftaran pelatihan koperasi dan UMKM berbasis LMS (Learning Management System), yang bisa diakses kapan pun dan dari mana pun.
Wujud Nyata Pelayanan Inklusif
Program “Abdi Nagri Nganjang ka Warga” menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah hadir secara langsung, tidak hanya di pusat-pusat kota, tetapi juga menjangkau masyarakat di tingkat kelurahan dan kecamatan. Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun pelayanan publik yang inklusif, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan riil warga.
“UMKM dan koperasi adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya hadir lewat kebijakan, tapi juga lewat tindakan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.”
— Tatang Suryana, Sekretaris Dinas KUK Provinsi Jawa Barat
Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah di Jawa Barat. Karena semakin dekat pelayanan, semakin besar pula peluang warga untuk berkembang.
Nantikan kehadiran Abdi Nagri Nganjang ka Warga di daerah kamu!

