Bandung, 12 April 2025 — Dalam upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat turut ambil bagian dalam kegiatan “Nganjang Ka Warga” yang berlangsung pada Sabtu, 12 April 2025, bertempat di Bale Pakuan, Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi wadah interaksi langsung antara masyarakat dan berbagai instansi, khususnya dalam mendukung pelaku koperasi dan UMKM Jawa Barat.
Layanan Langsung untuk Koperasi dan UMKM

Melalui booth layanan yang dibuka dari pukul 07.30 hingga 15.00 WIB, Dinas KUK Jabar memberikan berbagai bentuk pendampingan dan konsultasi, di antaranya:
- Konsultasi Koperasi, yang mencakup aktivasi koperasi lama, rencana pendirian koperasi baru seperti koperasi multipihak dan Koperasi Simpan Pinjam (KSP), hingga penyusunan ART dan metode perhitungan SHU.
- Pendampingan UMKM, mencakup aspek pembiayaan, pemasaran, manajemen usaha, hingga legalitas usaha.
- Penerbitan Surat Keterangan UMKM, yang diperlukan untuk pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
- Pengenalan dan aktivasi akun Learning Management System (LMS) sebagai platform pelatihan online yang dapat diakses pelaku usaha.
Total layanan yang diberikan menyentuh 30 pelaku UMKM dan koperasi, dengan rincian:
- Konsutasi koperasi: 7 orang
- Pendampingan pengembangan usaha: 8 orang
- Aktivasi dan pelatihan LMS: 5 orang
- Penerbitan Surat Keterangan UMKM: 10 orang (6 telah diterbitkan, 4 dalam proses kelengkapan data)
Kolaborasi Pembiayaan Bersama BRI
Dalam kesempatan yang sama, Dinas KUK Jabar menggandeng Bank BRI untuk membuka booth konsultasi pembiayaan secara langsung. Kolaborasi ini membuka akses lebih luas bagi UMKM yang ingin mengembangkan usahanya dengan dukungan pembiayaan formal.

Penjajakan Pembinaan UMKM Potensial Tahun 2025
Tak hanya memberikan layanan langsung, tim dari Dinas KUK juga memanfaatkan momen ini untuk melakukan penjajakan terhadap beberapa UMKM yang dinilai potensial untuk masuk dalam program pembinaan tahun 2025. Dua di antaranya adalah:
- Seratnusa – UMKM sociopreneur yang mengolah limbah gedebog pisang menjadi produk home decor yang artistik dan ramah lingkungan. Seratnusa termasuk kategori UMKM hijau dengan nilai tambah keberlanjutan.
- Instagram: @seratnusa
- Harum Anggo – Brand parfum lokal dengan karakter aroma khas dan strategi pemasaran yang mengangkat kearifan budaya Indonesia.
- Instagram: @harum.anggo
Komitmen Dekatkan Layanan ke Masyarakat
Kegiatan “Nganjang Ka Warga” menjadi wujud komitmen Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat dalam menghadirkan layanan yang inklusif dan menjangkau langsung masyarakat. Harapannya, semakin banyak pelaku UMKM dan koperasi yang terlayani dan mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan mereka.
ASH

